Pages

Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Friday, July 31, 2015

SUSU KAMBING ETAWA GOMARS

Keunggulan Susu kambing Etawa GoMars :


1. Rasa Gomars Lebih Lezat dan Gurih 2. Gomars Tidak berbau perengus (amis) kambing 3. InsyaAllah Gomars cepat memberi reaksi untuk peningkataan Kesehatan, Pencegahan & Pengobati. Susu Kambing Etawa Gomars kaya akan bermanfaat dan khasiat terutama bagi kesehatan serta terapi pengobatan berbagai penyakit. Susu Kambing Etawa Gomars merupakan susu hewani yang berasal dari kambing etawa. Menurut penelitian yang dilakukan para ahli. Susu kambing etawa memiliki kandungan protein yang tinggi, hampir setara dengan kandungan protein yang terdapat pada ASI. Jika dibandingkan kandungan protein yang terdapat pada telur, protein susu etawa lebih banyak. Ini salah satu keunggulan susu produksi kambing etawa. Di masyarakat Indonesia sendiri ada beberapa mitos menyatakan bahwa susu kambing dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Hal ini adalah MITOS yang salah. Berdasarkan penelitian kesehatan pandangan seperti itu adalah tidak benar, karena didalam susu kambing etawa Seperti yang terkadung dalam setiap komposisi Gomars terdapat senyawa KALIUM yang mampu menetralkan tekanan darah. Baik itu tekanan darah tinggi maupun tekan darah rendah. Hal ini juga telah diungkapkan oleh dr. Zen Djaja MD (dokter / pimpinan Balai Pengobatan Umum Yayasan Tri Dharma, Malang) mengatakan bahwa Susu Etawa memiliki manfaat yang luar biasa dan cocok untuk dikonsumsi semua golongan dan semua umur, baik balita, anak anak, dewasa, orang tua dan lansia. Dari Penelitian yang telah dilakukan Susu kambing etawa memiliki banyak khasiat bagi kesehatan manusia. Diantaranya adalah membantu mencegah ferrponic anemia ( kekurangan zat besi ), tulang rapuh serta merangsang kecerdasan dan daya pikir anak.

Manfaat Susu Kambing Etawa GoMars

  1. Mengkonsumsi susu kambing etawa gomars Mempermudah sistem pencernaan tubuh. Tekstur berupa butiran lemak yang sangat halus dan lembut, jika dibandingkan dengan jenis susu lainnya, nah dari lembutnya inilah sehingga dapat dengan mudah dicerna oleh system tubuh kita, susu ini juga aman untuk dikonsumsi alias tidak menyebabkan menceret (diare) bagi si pengkonsumsi rutin dan tentunya akan menyehatkan tubuh.
  2. Gomars dapat mengobati penyakit TBC dan Asma. kandungan Flourin dan Betakasein yang terdapat pada susu etawa mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit TBC dan Asma. Sehingga susu jenis ini cocok untuk anda yang mempunyai masalah pada system pernafasan.
  3. Meningkatkan sistem ketahanan tubuh. Mengkonsumsi Gomars secara teratur dapat memberikan perlindungan sistem kekebalan tubuh kita secara alami (imun tubuh akan menjadi lebih kuat) jika mengkonsumsi rutin susu ini. Karena mempunyai kandungan flourin yang lebih banyak ketimbang jenis susu yang dihasilkan oleh hewan lainnya (sapi), kandungan flourin dalam susu ini mempunyai kadar 10 sampai 100 kali dari kandungan flourin susu sapi normal.
  4. Gomars juga bermanfaat baik bagi wanita hamil dan melahirkan. Manfaat susu kambing etawa untuk wanita hamil adalah memberikan tambahan nutrisi bagi ibu hamil, kesehatan dan kecerdasan pada janin saat dalam kandungan, meningkatkan kecerdasan otak bayi saat lahir. Sedangkan manfaat baik bagi wanita yang sudah melahirkan adalah dapat memperlancar system Produksi ASI sehingga si ibu dapat memberikan ASI eklusif bagi baby tercintanya.
  5. Bagi penderita asam urat Gomars dapat mengatasi penyakit asam urat yang sudah parah dan mampu mengatsi kelainan ginjal.
  6. Terbukti manfaat dan khasiat yang sungguh luar biasa karena merupakan sumber nutrisi+gizi terlengkap yang beda tipis dengan asi, dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi tanpa batasan umur. susu kambing etawa Gomars merupakan produk herbal alami yang mendukung cara mengobati dan membasmi berbagai penyakit yang menggunakan pola makan secara alami, susu kambing etawa bubuk organik dalam gomars dapat mengobati penyakit pernapasan seperti TBC, bronkitis, asma dan infeksi penyakit paru – paru, gejala kurang darah ( anemia ), haid pada wanita umumnya dan mendukung untuk menguatkan rapuhnya tulang dan gigi
  7. Gomars Sangat bagus untuk dikonsumsi bagi penderita rematik dan penyakit pencernaan perut dan penyakit asam lambung berlebihan.
  8. Memberi tambahan vitalitas dan daya tahan tubuh baik laki – laki maupun perempuan, keluhan yang diakibatkan penyakit kanker type gejala / akut dan menyembukan ke tingkat normal kondisi tubuh yang baru sembuh dari sakitnya.
  9. Dapat menata kembali jaringan lemak sehingga dapat menghaluskan kulit tubuh, menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh dari berbagai serangan penyakit pada umumnya dan mengatasi penyakit ginjal dan penyakit asam urat tinggi
Harga:Rp.25.000,-/piece


Untuk pemesanan Hub:081284482518
Pin BB : 51d86905

Monday, July 13, 2015

Katak ingin berjalan dengan dua kaki

Dalam kolam di lingkungan taman sebuah vihara, tinggallah sekumpulan katak. Salah satu katak itu gemar mendengarkan lantunan lagu-lagu do’a dari dalam vihara. Setiap pagi ia sengaja melompat ke tepi kolam dan memperhatikan para pengunjung yang sedang berdoa kepada Buddha.
Lama kelamaan katak itu ingin berdiri dan berjalan seperti para pengunjung yang setiap pagi memberi hormat dan berdo’a kepada sang Buddha. Sudah hampir satu bulan katak itu rajin berdo’a, memohon agar sang Buddha mengabulkan impiannya itu. Tiba-tiba muncul sekilat cahaya terang menerpa kakinya. Sungguh ajaib, sejak saat itu ia dapat berdiri diatas kedua kakinya.
Sang katak merasa sangat girang. Ia segera terjun kedalam kolam, tidak sabar ingin segera menunjukkan kehebatannya berdiri diatas dua kaki kepada katak-katak yang lain. Dengan banggaia menunjukkan kehebatannya, dan menda-patkan respon yang luar biasa dari katak yang lain.
Tetapi celakanya, pada saat yang sama tiba-tiba datang serangan dari seekor ular yang sedari tadi sudah bersiap menerkam sang katak. Sang katak berusaha kabur. Ia berlari dengan kedua kakinya, karena itu ia tidak dapat berlari kencang. Hampir saja ia dimangsa ular, bila tidak ditolong seorangpenjaga taman.
Setelah kejadian itu ia baru mengerti bahwa ia telah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengagumi kemampuan manusia. Seharusnya waktu yang sangat berharga itu ia manfaatkan untuk mengasah kemampuannya. “Saya ingin melompat lebih jauh dan tinggi, dan menjadi katak pelompat yang paling hebat,” bisiknya dalam hati. Sejak saat itu ia sangat menghargai waktu dan potensinya, dengan terus meningkatkan kemampuan melompat serta menjalani kehidupan dengan lebih bersemangat dan percaya diri.

Pesan :
Kisah tersebut merupakan cerminan kehidupan kita, dimana sangat banyak orang yang mengagumi kelebihan orang lain, misalnya dalam hal fisik yang rupawan, prestasi yang cemerlang ataupun kemampuan lainnya. Sampai-sampai tidak sedikit diantara mereka rela meniru setiap gerak-gerik maupun penampilan orang-orang yang dikagumi. Mereka mengalami krisis identitas.
Padahal sebenarnya diri kita sendiri menyimpan kelebihan-kelebihan yang dapat menjadi kekaguman banyak orang. Mengapa kita tidak ingin membuat orang lain kagum terhadap segala kelebihan yang kita miliki? Jangan hanya mengagumi orang-orang yang telah berhasil itu, tetapi jadikan mereka sebagaiinspirasi untuk mengembangkan potensi besar yang kita miliki. “Untuk memahami hati dan pemikiran seseorang, jangan melihat apa yang telah mereka capai, tapi lihat apa yang mereka inspirasikan saat ini,” kata Kahlil Gibran.
Langkah pertama untuk menjadi kekaguman banyak orang adalah mengenali diri kita sendiri, dengan segala kelebihan dan kekurangan, dengan segala prestasi maupun kesalahan yang pernah kita perbuat. Kemudian ciptakan impian yang mampu menjadi daya dorong atau memicu semangat untuk berbuat sesuatu. Jack Kinder menyebutkan, “Prestasi yang tinggi selalu adalah hasil harapan dari yang tinggi.” Jadi jangan pernah takut untuk bermimpi.
Langkah selanjutnya adalah melakukan kebiasaan-kebiasaan yang mendekatkan diri kita terhadap impian yang kita tuju. Patahkan kebiasaan-kebiasaan buruk sedikit demi sedikit. Sebaliknya, budayakan kebiasaan-kebiasaan yang membangun dan mampu mengoptimalkan segala potensi yang kita miliki secara bertahap. Misalnya membiasakan diri bertindak disiplin, tepat waktu, berpikir dan bertindak positif dan lain sebagainya. Lambat laun kita akan terbiasa melakukan kegiatan yang konstruktif dan menciptakan prestasi. Karena pada dasarnya, “Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi apapun yang kita inginkan,” kata George Elliot.


5 ekor monyet


Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?
Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.

Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-2 sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik. “Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?” protes keduanya”.
Ada teman-2 yang memberitahu saya, bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas, tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh” jelas monyet C.
Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel. “Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih, yang ada di atas … Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya ?” tegas monyet E. Walaupun sudah dicegah oleh monyet C dan D, monyet E nekad naik …
Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang d iinginkannya…..
Renungan
==================
Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini ?
Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka. Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-2 apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.
Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekali hal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-2 dengan karakter ABCD akan mengatakan kepada kita hal-2 seperti ini”,Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yang sia-2 seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-2 dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya” atau mungkin kalimat “Kamu mau gagal kayak si X … lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh”. Bukankah hal-2 seperti itu yang sering kita dengar sehari-2 ?
Orang dengan karakter E akan selalu berpikir optimis dalam menjalankan sesuatu. “Kalaupun orang lain gagal melakukan sesuatu, belum tentu saya juga akan gagal” adalah kekuatan yang selalu memompa motivasinya.
Dan kegagalan orang lain dapat dipelajari dan dijadikan batu loncatan untuk melangkah lebih baik, bukannya dijadikan suatu ketakutan.
Nah, saya akan memberikan satu ilustrasi lagi. Saya akan membawa anda ke tahun 70-an. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal, bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata “Saya punya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar ? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho”.
Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila.
Berapa orang yang akan menjawab “Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-2 kaya ?” Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.
Bagaimana kalau saya katakan bahwa mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia ?
Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya . Dikelilingi orang type ABCD, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.
" Jangan biarkan orang lain membunuh impian anda. Maju terus, hadapi semua rintangan dan raih impian anda. "
Sumber : resensi.net

Telanjang di depan cermin

Suatu hari saya tertarik membaca buku ”Menebus Eros” karya Dokter John White. Penulis mengajak kita sesekali perlu berdiri telanjang di depan cermin. Menatap diri dengan baik-baik dalam waktu yang agak lama. Apa yang terjadi? Menurut White pada orang tertentu akan muncul perasaan tidak puas. Merasa diri kurang ini dan kurang itu. Merasa tidak nyaman. Saran yang menarik, dan tak pernah terpikirkan.
Kebetulan posisi kamar tidur kami yang kecil memaksa saya melewati cermin yang ada di lemari baju. Cermin itu besar. Kadang narsis juga suka lihat badan sendiri. He he he. Lalu saya coba praktekkan apa yang dituliskan dokter White.
Waww… Ternyata apa yang dituliskan White benar. Paling tidak, bagi saya pribadi. Saat aku memandang tubuhku yang masih belum berbaju, tanpa sadar ada suara dari dalam hatiku…”kamu kurang ini dan kamu kurang itu…”. Mendadak timbul perasaan tak nyaman.
Aduuhh Rambutku…
Pertama-tama mataku memandang bagian Rambutku. Aduh benar saja, Langsung ada suara, “Julianto rambutmu penuh uban…… Keren sih tampak berwibawa… Tapi kok kusam ya…?”. Aku segera mengambil minyak rambut. Lalu ku oleskan…nah lumayan…. Entah kenapa saya merasa tidak PeDe kalau tidak memakai minyak rambut…? Itu baru urusan rambut.
Idihhh Gigiku ……
Mendadak mataku menatap gigi. Gigiku sebagian maju ke depan, tidak rata. Waktu kecil abangku suka meledekku dengan memanggilku “Giman” alias gigi mancung. Saat kecil dan remaja soal gigi menjadi masalah bagiku. Buat Aku minder. Sekarang sih sudah tidak. Tapi sesekali aku masih merasa kurang nyaman dan suara ledekan itu masih sayup-sayup terdengar.
Ampunn Perutku ……
Nah, yang lebih nggak nyaman adalah saat menatap perut. Rasanya malu.com. Apalagi berdiri nyamping. Bukan hanya gigiku yang maju, perutku juga maju ke depan, alias buncit. Maklum banyak traveling, sering makan enak. Kadang makan saat menjelang mau tidur. Juga akibat kurang disiplin olahraga.
Kenapa Saya Merasa Tidak Puas?
Tetapi bagian lain dari tubuhku relatif baik. Lengkap dan tak ada cacat. Meskipun Hasil general check up saya ada aja yang kurang sehat ( saya baru saja periksa kesehatan), namun secara umum saya jarang sakit. Hingga saat ini belum pernah opname karena sakit, kecuali saat ambil kelebihan lemak dari tangan.
Berat dan tinggi ideal. Punya istri dan anak-anak oke-oke, juga memiliki banyak sahabat dan kerabat. Saya Punya pekerjaan yang baik dan menyenangkan. Menulis buku, mengarang banyak lagu, trampil main gitar dll.
Lalu apa alasan saya tidak bersyukur? Kenapa masih saja aku merasa tidak puas saat berdiri di depan cermin??
Saya merasa sifat tidak tahu bersyukur inilah “cacat batin” yang mengganggu dan membuat saya merasa tidak pernah puas.

Kurang Bersyukur

Tiba-tiba saya teringat perkataan Salomo, bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menikmati hidup di luar Dia. Benar! Memiliki dan menikmati itu adalah dua hal berbeda. Saya perlu belajar menikmati apa yang ada, yang saya miliki. Saya juga teringat kembali apa yang pernah ditulis Blaise Pascal, bahwa sesungguhnya ada satu ruang kosong dalam hati manusia yang tidak bisa diisi siapapun, kecuali Sang Pencipta.
Ohhh sekarang saya mengerti kenapa saya merasa kurang nyaman di depan cermin. Kenapa saya merasa tidak puas. Saya Kurang bersyukur.!!! Lalu segera saya perintahkan jiwa untuk mengingat semua kebaikan-Nya yang pernah aku terima. Mengingat apa yang ada dan yang saya punya, dan bersyukur. Secara perlahan tapi pasti kembali sukacita memenuhi hatiku. Dengan bersyukur saya bisa (kembali) menikmati hidup.
Saya teringat satu buku lain yang berkata : “Dengan bersyukur kita akan dimampukan melewati situasi-situasi kehilangan, kekurangan, kemalangan, ketidakberuntungan, kedukaan, penderitaan, penyakit atau situasi apapun juga. Tak seorangpun yang dapat memisahkan kita dari kasihNya”.

“Terapi” Cermin

Cermin telah menyadarkan saya seorang yang angkuh, tak pernah puas, dan kurang tahu bersyukur.
Teman, cobalah ambil waktu sejenak habis mandi berkaca di depan cermin tanpa busana. Telanjang. Tanpa dilihat siapapun kecuali oleh Anda sendiri dan DIA. Bercerminlah sepuasnya. Pandanglah dirimu dengan seksama, rasakan keindahannya. Jangan hanya pada fisik, tetapi pada kehidupan. Sesungguhnya kehidupan itulah anugerah sesungguhnya. Kita datang dengan telanjang dan akan kembali dengan telanjang. Selama kita hidup, bersyukurlah; karena di dunia orang mati tidak ada ucapan syukur. Seandainya kita ada kekurangan ini dan itu, tetaplah bersyukur. Kekurangan justru mengajar kita agar tidak sombong.
Sesungguhnya cermin itu adalah FirmanNya.

Usia dan Emosi Sehat Berpacaran


Seorang Ibu kuatir banget anaknya yang masih duduk di dua SMP sudah pacaran. Asyik chatting hingga tengah malam. Telpon menghabiskan pulsa ratusan ribu. Pelajarannya merosot, dan makin suka membantah orangtua jika ditegur. Pacar menjadi segalanya. Sang Ibu stres, dan makin sering bertengkar dengan  putri satu-satunya ini”

Usia Matang Pacaran
Kapan sih baiknya seseorang berpacaran? Apa bahaya pacaran di usia dini? Apa manfaat pacaran di usia yang cukup matang?
Usia yang matang dan stabil bagi seorang pria umumnya 21 tahun dan wanita 19 tahun.  Saat itu Anda sedang memasuki remaja akhir. Jika pengasuhan ortu normal,  pada masa itu identitas diri  relatif sudah terbentuk.
Maka di usia itulah  dianggap aman untuk mulai PDKT  alias pendekatan. Jika sudah melakukan perkenalan yang akrab (persahabatan) selama 6 bulan hingga setahun maka kalau ada kecocokan maka bisa dilanjutkan ke masa pacaran. Artinya usia si pria menjelang 22 dan si perempuan 20. (dalam kasus tertentu bisa saja lebih muda, hanya butuh kematangan yang khusus agar tidak mengganggu)

Kematangan Relasi dan Akademis
Sebagian besar remaja pada usia belasan bermasalah dengan orangtua, ada kecenderungan melawan figur otoritas. Merasa sudah besar dan dapat menentukan sendiri, terutama soal pertemanan. Sebaiknya pada usia ini membangun relasi harmonis dengan orang tua, respek kepada ortu berdampak pada relasi Anda dengan teman khusus. Jangan sampai berpacaran sekedar melarikan diri dari lingkungan rumah yang tidak menyenangkan.
Akan  lebih baik  jika Anda yang ingin berpacaran sudah stabil dan matang tidak hanya emosi tapi juga dalam  studi. Kematangan akademis sangat penting dibangun selama usia sekolah/kuliah. Kalau  nilai belajar (IPK) dan kematangan akademis Anda bermasalah, maka sangatlah bijak menunda berpacaran agar bisa fokus untuk studi.
Mengapa? Jangan lupa panggilan anda sebagai seorang siswa/ mahasiswa adalah belajar. Nilai baik dari studi Anda merupakan persembahan yang baik untuk Tuhan, dan penghargaan yang tinggi untuk ortu.
Nilai yang baik juga  Sebagai dasar karir anda kelak.  Jika nilai IPK anda rendah bisa bermasalah saat mencari kerja atau melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi. Termasuk susah bila harus mencari bea siswa pasca sarjana.
Karir atau pekerjaan merupakan  fondasi kalian masuk dalam rumah nikah. Pekerjaan yang baik menghasilkan finansial yang sehat, keuangan yang baik dibutuhkan bagi perkawinan yang kuat.  Jadi semua ada korelasinya.

Pacaran Sehat
Namun jika ada masalah dengan perkembangan emosi saat Anda masih  kanak dan remaja, maka pacaran di usia 21 pun bisa bermasalah. Khususnya jika seseorang kurang kasih sayang orangtua, mengalami kekerasan dan sebagainya,  menyisakan kebutuhan tertentu. Meski usia  21 atau 25 secara biologis tapi “usia emosi” orang tersebut masih kanak kanak.
Kondisi (hati)  orang tersebur  penulis umpamakan Gelas cintanya.  Karena  kurang kasih ortu, lalu dia  mencari kasih sayang itu dari pacar. Akibatnya  cenderung minta perhatian berlebih, hingga  mudah cemburu buta dsb. Cintanya laksana spon yang terus menghisap tak habis-habisnya.
Orang yang dibesarkan kurang kasih sayang kadang menimbulkan sifat obsesif. Ada Perasaan yang terlalu memiliki pacar, seolah sudah menjadi istri/suaminya. Nah akibatnya sang pacar merasa terkekang, tidak tahan lalu minta  putus.
Ironisnya ialah jika sudah terjadi hubungan emosi mendalam. Timbul trauma. Apalagi jika ada hubungan fisik mendalam selama pacaran. Ini  sangat merugikan baik pria maupun wanita.
Kerugiannya:  Bagi pria jadi kepingin melakukan hal yang sama dengan pacar baru (sudah tahu enaknya), dan suka membandingkan. Sedangkan si  wanita merasa diri kurang berharga dan takut ketahuan pacar baru. Lingkaran setan mulai terbentuk.
Pacaran sehat  membutuhkan kedewasaan emosi. Cirinya antara lain ada penguasaan diri yang baik, mampu berempati, tidak mementingkan diri dan cakap mengelola emosi negatif. Dsamping itu  cakap memotivasi diri sendiri, trampil mengelola konflik dan mudah minta maaf serta menghargai pasangan. Sadar bahwa hubungan ini masih tahap pacaran, dan membatasi  intimasi fisik.

Penutup
Untuk masa depan yang cerah fokuslah pada studi anda. Menimba ilmu, menambah skil dan mengembangkan bakat sebaik baiknya. Namun Jika dengan berpacaran hal itu tidak terganggu dan malah meningkat, silahkan.
Sebelum mulai pacaran, usahakan memiliki pergaulan luas dengan lawan jenis. Pengenalan anda yang memadai  dengan lawan jenis, membuat lebih mudah memahami pacar anda.
Pastikan studi dan fondasi karir anda sudah siap dengan baik, baru serius membangun relasi. Jika karena pacaran nilai anda hancur, belajar tidak konsen, hubungan dengan ortu rusak, maka cobalah evaluasi lagi.
Ini sekedar berbagi (opini), silahkan melengkapi. Semoga  bermanfaat, thx untuk vote dan komen
Bang JS

Tuesday, June 23, 2015

Bahaya Softlens Bagi Mata dan Cara Menggunakannya Dengan Benar

17 Diposkan oleh Mas Adi Gun on Selasa, 23 Juni 2015 , in Kesehatan

Jika mendengar kata softlens, apa yang akan timbul dibenak anda ?? Tentu saja panca indera penglihatan atau mata yang akan muncul pertama di dalam pikiran kita. Softlens dulunya hanya digunakan sebagai terobosan baru bagi dunia kesehatan. Namun dewasa ini softlens bukan hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatan melainkan sebagai life style atau gaya hidup. Banyak orang yang menggunakan softlens sebagai gaya hidup namun terkadang mereka tidak tahu bahaya menggunakan softlens American Optometric Association (AOA) mengungkapkan kalau penggunaan softlens dekoratif (hanya untuk memperindah bola mata semata) akan sangat berbahaya jika tanpa konsultasi dokter. Apabila tanpa konsultasi dokter, kemungkinan besar para kosumen lensa dekoratif ini tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana membersihkan dan memasang lensa dengan baik. Jika hal ini terjadi maka sudah pasti para konsumen tersebut sudah berani mengambil resiko menginfeksi mata mereka dengan bakteri, atau kerusakan yang signifikan pada fungsi mata, dan yang lebih parah adalah kehilangan penglihatan.Lensa dekoratif memiliki resiko yang sama dengan lensa korektif (untuk mata minus atau plus). Oleh karena itu jangan pernah memakai lensa dekoratif tanpa informasi dari dokter. Bahaya / Dampak Negatif Memakai Softlens


  •     Iritasi dan mata merah 

Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai. Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.

  • Terlalu longgar atau terlalu ketat 

Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan keadaan mata. Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.

  •  Softlens koyak dalam mata

 Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata. Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlens koyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.

  • Infeksi kornea 

Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan baik. Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata. Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.

 Cara Menggunakan Softlens Dengan Benar

 Berikut saran dari AOA supaya dampak negatif menggunakan softlens dapat diminimalisir :

  • Temui dokter / ahli mata untuk mencari informasi dan mendapatkan lensa yang sesuai untuk mata anda dan layak pakai. 
  • Jika anda akan menyentuh lensa cucilah tangan terlebih dahulu. 
  • Selalu lepas softlens anda ketika anda tidur. 
  • Membersihkan lensa secara rutin. Cara membersihkan yang baik adalah : usap lensa kontak dengan jari dan bilas dengan cairan pembersih sebelum menyimpan lensa dalam wadah yang sudah berisi cairan pembersih. Simpanlah wadah lensa kontak di tempat yang lembab dan terlindung dari cahaya matahari langsung 
  • Gantilah wadah lensa setiap minimal 3 bulan sekali. 
  • Untuk menyimpan lensa, gunakan cairan pembersih yang masih baru. Jangan gunakan cairan yang sudah dipakai, meskipun terlihat bersih tetapi mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata anda. 
  • Patuhi jadwal penggantian lensa kontak sesuai anjuran dokter. 
  • Temui dokter mata anda untuk memeriksakan mata anda secara rutin.


 Sooo0.. Kalau anda adalah pemakai softlens haruslah menjadi orang yang higienis. Jangan main-main dengan kebersihan softlens anda.